Sukses jadi penjual melalui persistensi

0
1092

Sukses menjadi penjual adalah sangat penting, karena semua orang di dunia ini profesinya memang pada dasarnya adalah sebagai penjual. Karyawan yang bekerja di bagian komputer apakah seorang penjual ? YA, karena kalau dia tidak berhasil menjual dirinya (oops maaf, maksud saya kemampuannya) maka pasti tidak bisa diterima bekerja di perusahaan itu. Anak balita saja tahu konsep menjual (untuk usia balita yaitu dengan cara menangis) untuk mendapatkan sesuatu. Jadi agak aneh kalau ada orang yang mengatakan tidak bisa menjual sesuatu atau tidak punya pengalaman, padahal kegiatan itu sudah dilakukannya setiap hari sejak kecil.

Persistensi : selalu menghasilkan sesuatu, oleh karena itu berlatihlah agar memiliki sikap persisten (ngotot atau terus bertahan) !”

Oh ya, persisten berbeda dengan konsisten. Jika ke dua kata itu digabungkan menjadi satu kalimat maka akan menjadi seperti ini : “untuk sukses tidak hanya perlu konsisten, tetapi harus persisten melakukan sesuatu secara konsisten”. Jadi tahapannya diawali dengan konsistensi, dan agar bisa tetap bertahan melakukannya perlu persistensi.

Ketika seseorang dewasa, maka kegiatan menjual ini umumnya adalah untuk mendapatkan uang. Karena kita bukan lagi anak kecil, maka sudah tidak pantas menggunakan teknik merengek, memelas dan menangis untuk mendapatkan sesuatu. Anda harus berlatih persisten.

Fakta Sukses Penjualan Melalui Persistensi

Butuh persistensi dalam membangun kesuksesan, dan berdasarkan statistik inilah gambaran kenyataan yang terjadi :

67% penjual berhenti karena memang tidak pernah meminta pembeli melakukan tindak lanjut.
Jika meminta tindak lanjut maka ada 70% pembeli mengatakan “TIDAK” meski seseorang telah mencoba 4X, ini yang membuat 90% penjual menyerah sebelum mencoba minta yang ke-5 kali, padahal umumnya pembeli akan mengatakan YA pada permintaan ke-5.
Sehingga hanya sekitar 10% penjual yang sukses dan mengambil 90% pasar dari penjual lain yang berhenti.

Artinya… kalau saja seseorang belajar memiliki upaya persistensi, maka peluang sukses akan terbuka lebar, perlu kemauan untuk melangkah lebih jauh, di saat yang lainnya sudah berhenti dengan alasan, “Saya kan sudah mencoba 4 kali” ??? Memang, meski yang ke-5 bukan selalu jaminan pembeli mengatakan “YA”, tapi jika Anda memiliki persistensi untuk terus melangkah dengan bekal pelajaran 4 kali sebelumnya, maka peluang sukses Anda lebih besar dari yang lain, dan itu adalah kabar baik buat Anda 🙂
Ingin kuasai pengetahuan TOP 10% Penjual terbaik ? Miliki ebook berikut ini :


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here