Mau bisa lancar berbicara di depan umum ?

0
941
Ayo berani berbicara di depan umum

Salah satu ketakutan terbesar (bahkan melebihi ketakutan kematian) bagi orang dewasa adalah ketika diminta berbicara di depan umum. Coba saja lihat pada suatu saat ketika pembaca acara mempersilahkan yang hadir untuk berbicara ke depan, hampir semua menolak. Padahal ada penelitian yang dilakukan AT&T dan Stanford University menunjukkan bahwa seseorang diprediksi akan lebih cepat sukses jika suka berbicara di depan umum, menikmatinya dan sangat efektif menyampaikan pesan.

Banyak orang tidak menyadari bahwa sebenarnya setiap hari dia berbicara di depan umum. Ketika Anda berbicara kepada siapapun (yang penting tempatnya adalah di luar kamar mandi) maka Anda sudah berbicara di depan umum. Jadi ini hanya tentang jumlah pendengar yang berbeda tergantung apakah itu presentasi penjualan satu per satu, satu dengan beberapa orang, rapat di kantor, atau acara lainnya.

Ketika Anda diminta berbicara di depan umum, itu adalah sebuah kebanggaan, karena orang lain tidak akan memintanya jika di mata mereka Anda bukan orang yang tepat, jadi ambil kesempatan emas itu. Jika presentasi Anda tidak menarik, paling-paling tidak ada yang tepuk tangan (tidak ada yang ramai2 mencubit Anda kan ?). Sebaliknya, saat presentasi Anda menyampaikan sesuatu yang dianggap bermanfaat, maka Anda akan dikenal publik sebagai seseorang yang ahli disuatu bidang dan ini memberikan keuntungan untuk kemajuan karir professional Anda. Jadi berbicara di depan umum sangat banyak keuntungannya, karena itu adalah kesempatan menunjukkan ke publik kualitas diri Anda, yang bahkan pembaca acara itu sendiri sebelum Anda berbicara sudah mengakuinya dengan mempersilahkan Anda berbicara !

Jika bingung apa yang akan disampaikan atau ada perasaan “demam panggung” karena belum terbiasa, maka 10 tips ini dapat Anda pakai untuk mengatasinya :

1. Lakukan pekerjaan rumah

Berbicara / menyampaikan informasi adalah ketrampilan, oleh karena itu satu-satunya jalan untuk menguasai ketrampilan adalah berlatih. Lakukan kapan saja dan tidak perlu menunggu akan presentasi baru berlatih. Anda bisa melakukannya di rumah, modalnya murah cuma butuh mulut dan kalau mau lebih lengkap pakai cermin. Tahap awal targetnya adalah menciptakan kebiasaan, lakukan setiap hari selama 1 bulan, atau jika tidak bisa 2 atau 3 hari sekali selama 3 bulan.

2. Jadilah diri Anda sendiri

Pakai gaya dan bahasa tubuh (gerak badan) Anda sendiri. Tidak perlu meniru gaya bahasa orang lain dan tidak perlu mengingat apa dan bagaimana cara mereka menyampaikan presentasi.

3. Lakukan riset

Kenali atau setidaknya prediksi kemampuan penyerapan materi peserta yang hadir, sehingga materi yang Anda siapkan akan lebih mudah dipahami.

4. Sistematis dan tetapkan point utama

Susun materi dalam 3 kelompok utama (pembukaan, materi utama, kesimpulan). Buat point-point penting, dan kuasai materi yang akan Anda bawakan. Dengan demikian Anda adalah orang yang paling pintar di ruangan tersebut. Mereka yang hadir karena mau belajar atau setidaknya ingin mendengarkan Anda.

5. Manfaatkan audio visual

Pakai alat bantu audio sistem sehingga suara Anda terdengar jelas. Gunakan slide powerpoint, usahakan lebih banyak gambar dari pada tulisan. Materi presentasi harus memakai kata-kata sederhana yang mudah dimengerti oleh siapapun yang melihat dan mendengar.

6. Perhatikan penampilan

Pakaian harus membuat diri Anda nyaman, leluasa bergerak, tidak menyebabkan Anda kepanasan atau kedinginan sehingga mengganggu konsentrasi, dan yang terpenting sesuai dengan jenis acara.

7. Hadir lebih awal

Hadir idealnya 1 jam sebelum acara dimulai, masuk ke ruangan, rileks, ambil nafas dalam, rasakan dan kuasai suasana. Pastikan kesiapan peralatan audio visual. Jika ada peserta yang hadir, sapa mereka dan lakukan obrolan santai.

8. Ciptakan suasana akrab dan interaktif

Saat membawakan materi jangan biarkan diri sendiri yang berbicara, bangun kedekatan hubungan dengan menyebut nama mereka, beri senyuman (ingat bukan tertawa lebar dan jangan terlalu sering agar tidak dianggap aneh), lakukan kontak mata, libatkan peserta dengan melemparkan pertanyaan agar terjadi interaksi setiap 5 sd 7 menit.

9. Bumbui presentasi Anda dengan humor atau cerita

Humor senderung membuat suasana menjadi lebih ceria, dan cerita membuat suasana menjadi lebih hidup. Yang perlu diperhatikan adalah baik humor maupun cerita yang digunakan tidak mengandung unsur SARA atau menyindir / menyinggung perasaan masyarakat.

10. Rencana cadangan di situasi darurat

Jika saat melakukan presentasi tiba-tiba otak Anda kosong atau lupa point berikutnya yang akan disampaikan, maka hal pertama yang harus Anda lakukan adalah SENYUM ! (bukan nyengir ya) sekitar 5 sd 10 detik. Jika masih belum ingat, ulang point terakhir katakan bahwa ini perlu disampaikan sekali lagi karena menurut Anda penting untuk dipahami, lalu beri kesempatan untuk bertanya. Mudah-mudahan dengan waktu yang lebih panjang ini Anda sudah ingat point berikutnya. Jika masih tidak ingat, lompati ke point yang Anda ingat, kalau masih tidak ingat jelaskan apa saja sepanjang isinya masih bisa terlihat hubungannya.

Panduan di atas adalah untuk dipahami dan bukan dihafal. Satu hal terpenting dari semua point di atas adalah selalu BERDOA, karena ketika Anda melibatkan Tuhan dalam semua perkara, maka tidak ada yang mustahil dan Anda pasti mendapatkan kekuatan extra.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here