Investasi bagi pemula

0
1063

Jika rencana pengumpulan dana Anda adalah dengan cara yang santai di atas 7 tahun dan demi mendapatkan hasil pengembalian (keuntungan maksimal), maka investasikan uang kas yang Anda miliki saat ini adalah cara yang terbaik.

Mengenali Investasi

Investasi adalah sesuatu yang Anda beli atau dimana uang itu ditempatkan dengan tujuan akhir memperoleh keuntungan. Ada 6 jenis kelompok investasi yang paling di kenal masyarakat :

    1. Uang. Dana yang Anda tempatkan di Bank. Perhatikan bahwa jika hanya tabungan biasa maka disebut simpanan (hasilnya berupa bunga bank), belum bisa disebut investasi dalam arti sebenarnya, karena tujuan uang disimpan adalah hanya untuk digunakan sewaktu-waktu (kemudahan bertransaksi) dan bukan untuk tujuan pengembangan dana.
    2. Emas. Salah satu bentuk komoditas yang paling digemari masyarakat umum. Jika ingin investasi belilah emas batangan dan bukan yang sudah berupa perhiasan. Hasil keuntungan didapat ketika harga emas naik dan dijual.
    3. Properti. Saat ini yang banyak orang lakukan adalah dengan membeli rumah tua atau tanah lalu dibangun ruko atau rumah sederhana dan dijual kembali dengan harga yang lebih tinggi. Keuntungan dari kepemilikan properti bisa juga di dapat dengan menyewakan properti tersebut.
    4. Obligasi. Adalah surat hutang yang diterbitkan perusahaan atau jika diterbitkan pemerintah di sebut ORI (Obligasi Ritel Indonesia). Jadi dengan membeli obligasi, Anda adalah orang yang memberikan pinjaman kepada pihak yang menerbitkan surat hutang dan sebagai imbalannya Anda menerima bunga yang lebih menarik dari suku bunga tabungan biasa di bank. Karena sifatnya adalah pinjaman, maka Anda tetap terima bunga sesuai yang dijanjikan meskipun perusahaan sedang rugi.
    5. Saham. Anda membeli saham untuk menjadi investor di perusahaan tersebut. Potensi keuntungan di dapatkan dari kenaikan harga saham, namun bisa juga sebaliknya yaitu potensi kerugian jika harga saham turun. Perhatikan saya menggunakan kata “potensi”, artinya Keuntungan atau Kerugian tidak akan Anda alami jika tidak membeli, atau jika sudah membeli dan harga turun tetapi Anda tidak menjual maka Anda tidak akan rugi (karena baru bersifat potensi dan belum Anda jual). Selain untung dari potensi kenaikan harga saham, Anda juga bisa mendapatkan uang ketika perusahaan untung dan dalam rapat pemegang saham diputuskan untuk membagikan keuntungan tersebut.
    6. Reksadana. Jika dana Anda terbatas dan tidak memiliki pengalaman berinvestasi maka ini adalah langkah awal berinvestasi yang paling mudah, bahkan Anda bisa berinvestasi mulai dari beberapa ratus ribu rupiah per bulan. Dana Anda bersama dengan dana masyarakat lainnya dikumpulkan oleh Manager Investasi (yaitu perusahaan yang berfungsi sebagai perantara mengelola dana masyarakat) untuk diinvestasikan ke berbagai saham, obligasi maupun deposito. Bagi yang ingin lebih lengkap dan agar “harta aman” maka UnitLink  (gabungan antara investasi di Obligasi, Saham, Deposito dengan Proteksi dalam satu rekening) adalah pilihan yang terbaik dan bijak.

Masih ada bebarapa bentuk investasi lainnya seperti komoditas / hasil alam (kelapa sawit, perkebunan, minyak, dll), mata uang asing, kontrak pembelian dimuka, barang-barang seni, dll.

Hasil Investasi

Dalam dunia investasi, maka berlaku situasi bawa Anda akan mendapatkan hasil pengembalian yang umumnya lebih rendah jika :

  • Anda bisa dengan leluasa, langsung, dan setiap saat mengambil dana dan menggunakannya
  • Kepastian penerimaan kembali nilai pokok (saldo awal) uang yang diinvestasikan.

Dengan kata lain, semakin tinggi hasil invesatsi yang Anda inginkan, maka semakin tinggi juga resiko atas investasi tersebut, demikian juga sebaliknya.

Untuk berinvestasi aman dalam jangka panjang, gunakan 3 konsep ini :

  • Dollar Cost Averaging, menyetor dana investasi secara teratur (misalnya bulanan atau triwulan) sehingga Anda meminimalkan resiko atas fluktuasi (naik-turunnya) sesuatu yang Anda beli.
  • Investasi jangan di satu tempat, tapi disebarkan ke dalam berbagai jenis dana investasi, bahasa kerennya adalah Portofolio Investasi.
  • Ketepatan Analisa Market Timing, yaitu tahu kapan saat terbaik untuk masuk dan keluar. Saya pribadi saat ini memiliki 3 Signal Momentum yang membantu saya untuk menentukan saat terbaik melakukan keputusan investasi Mutual Fund, baik untuk kebutuhan pribadi maupun nasabah wealth.co.id
Kapan sebaiknya Anda berinvestasi ?

Waktu terbaik adalah 10 tahun yang lalu. Waktu terbaik berikutnya adalalah hari ini, yaitu ketika Anda punya saldo uang di bank yang sudah lebih dari kebutuhan biaya hidup setidaknya 6 bulan. Jadi kalau biaya hidup bulanan saat ini adalah Rp. 5 Juta (maka total dana aman untuk menutupi kebutuhan 6 bulan adalah Rp. 30.000.000) dan jika saldo di bank ada Rp. 70.000.000, maka Rp. 40.000.000,- boleh Anda pertimbangkan untuk diinvestasikan. Kemana menginvestasikannya ? tergantung pada kenyamanan Anda dalam menerima resiko investasi dari berbagai jenis investasi yang tersedia.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here